Thursday, June 09, 2016

Diari Ramadhan #1

ASSALAMUALAIKUM WARRAHMATULLAH HIWABARAKATUH
SELAMAT SEJAHTERA

5 Ramadhan 1937

[Perkongsian Ringkas]
(8:63)
" dan Allah yg mempersatukan hati mereka (orang yg beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yg berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka. Sungguh Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana"

Ternyata ukhwah hadir kerana pemberian Allah dan merupakan salah satu nikmat Allah kepada hambaNya yang beriman. Kerana ukhwah merupakan nikmat yang dikurniakan lantaran keimanan kepada Allah maka tidak hairan bahwa nikmatnya berukhwah pun dirasakan ketika keimanan kita sedang dalam kondisi baik.



Source
Ikhwah fillah, cuba kita renungi kembali, ketika ukhwah semakin kering, ketika ukhwah hanya sekadar menjadi pemanis bibir tanpa tindakan, ukhwah hanya ada dalam dunia harapan dan impian, ketika kita semakin tidak nyaman dengan saudara-saudara kita, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menyemak kembali kondisi keimanan kita. Kerana siapa tahu keimanan kita yang semakin menipis yang membuat Allah mencabut nikmat ukhwah dari hati-hati kita.

Ketika keimanan menipis maka tidak ada lagi husnuzon, yang timbul hanyalah prasangka-prasangka yang mematikan hati. Tidak ada lagi tabayun yang ada hanyalah prasangka-prasangka yang sudah pasti

*'Ah!! Akh ini pasti begini!!, ukh itu psti begitu!!’.*

Mungkin itu yang sering terjadi pada kita semua. Sehingga yang terjadi adalah kecewa dan akhirnya pergi meninggalkan dakwah ini. Apakah itu yang kita inginkan?? Menjadi penyebab saudara kita meninggalkan dakwah ini !?

Kerana itu, ketika kita merasa ukhwah diantara kita semakin mengering bahkan kontang, yang harus pertama kita evaluasi adalah kondisi keimanan kita dan saudara-saudara kita, kemudian saling ingat mengingatkanlah dalam kebenaran dan ketaqwaan.

*Moga Allah selalu menghadirkan ukhwah yang tulus ke dalam hati-hati kita.*

Moga ukhwah kita, Bermula di KTDI, berkekalan hingga ke Jannah 😁

-kopi & pasta-


source

No comments:

Post a Comment